KEGIATAN KERJA BAKTI DI DESA WONOSARI
- Apr 30, 2024
- Kim Wonosari Bisa
- Lingkungan Hidup
Wonosari, KIM - Warga desa Wonosari yang terdiri dari RT, RW, Kasun Perangkat serta Kades Desa Wonosari mengadakan kerja bakti membersihkan gorong-gorong dan saluran air di sepanjang jalan dusun, Sabtu (27/04/2024) Pagi.
Kegiatan kerja bakti ini dilakukan dengan guyup rukun bergotong royong membersihkan gorong-gorong.
Sekdes Wonosari, Sunarto mengatakan, aksi bersih-bersih saluran di permukiman warga ini sebagai upaya mengatasi persoalan genangan yang dipicu saluran tersumbat.
"Sejak pagi tadi kita bersihkan bersama warga," ujar Sunarto, Sabtu (27/04/2024).
Sunarto menjelaskan, kerja bakti kali ini difokuskan pada pembersihan saluran air dan gorong-gorong dari sampah. Melalui cara demikian, saluran diharapkan dapat lebih cepat mengalirkan air dan tidak sampai memicu genangan air saat diguyur hujan.
"Target kita siang ini seluruh gorong-gorong sudah bebas dari sampah dan lumpurnya kita angkut juga," Ungkapnya.
Kepala Desa Wonosari, Bapak Nur Hotip mengatakan, pembersihan saluran air memang sudah direncanakan sebelumnya karena banyaknya tumpukan material tanah disekitar saluran air.
“Tumpukan material tanah ini dikhawatirkan akan menghambat aliran air yang dapat mengakibatkan air naik kepermukaan dan mengakibatkan banjir, apalagi pada musim hujan seperti sekarang ini,” terangnya.
Oleh karenanya, ia bersama warga kompak untuk turun membersihkan gorong-gorong dan saluran air bersama-sama.
"Pihaknya akan terus mengajak warga untuk menjaga kebersihan lingkungan minimal tidak membuang sampah di sekitar sungai maupun saluran irigasi yang dapat mengganggu kelancaran aliran air," Ungkapnya.
Kepala Desa Wonosari, Bapak Nur Hotip mengatakan, kegiatan tersebut sebagai wujud sinergitas pemerintah desa bersama masyarakat dalam mengantisipasi banjir di musim hujan.
“Dengan gotong royong pekerjaan dapat selesai dengan cepat. Sekaligus menjalin silaturahmi dan kekompakan," Ungkapnya.
"Saya harap masyarakat desa mengembalikan semangat gotong royong dan kerja bakti, karena itu budaya kita," (SL/KWB).