SIMULASI PELAKSANAAN PEMILU 2024 DESA WONSARI
- Feb 05, 2024
- Kim Wonosari Bisa
- Politik dan Hukum
WONOSARI,KIM – Desa Wonosari berhasil melaksanakan simulasi pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 di Aula Balai Desa Wonosari pada Minggu tanggal 04 Februari 2024 pukul 18.30 Wib. Kegiatan ini diinisiasi dengan tujuan memberikan pemahaman dan pengetahuan kepada calon pemilih di dalam lembaga ini, guna memahami alur pemungutan suara pada Pemilu 14 Februari 2024 mendatang.
Pada simulasi ini, fokus utama adalah mempersiapkan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) yang berada di Desa Wonosari yang berjumlah 10 TPS guna pelaksanaan PEMILU 2024 yang semakin mendekat.
Nara sumber dari anggota PPS, Agus memberikan pengarahan kepada anggota KPPS sebelum pelaksanaan simulasi, menjelaskan tata cara pemungutan suara, prosedur penghitungan, dan langkah-langkah lainnya yang relevan. "Simulasi ini sangat penting dalam menjaga keberlanjutan demokrasi Desa Wonosari. Melalui kegiatan ini, kita berharap calon pemilih dapat memahami dengan baik proses pemungutan suara sehingga Pemilu Tahun 2024 dapat berjalan dengan lancar dan transparan," ujar Agus.
Pelaksanaan simulasi pemungutan suara dilakukan bersama-sama. Proses simulasi mencakup seluruh tahapan pemungutan suara, mulai dari pencocokan data, pengambilan surat suara, hingga penghitungan suara. Selain memberikan pemahaman kepada calon pemilih, kegiatan ini juga menjadi kesempatan KPPS Desa Wonosari untuk mematangkan persiapan mereka. Dengan demikian, diharapkan pelaksanaan Pemilu Tahun 2024 di Desa Wonosari dapat berjalan dengan efisien dan sesuai dengan standar demokrasi yang berlaku.
Simulasi ini mendapatkan respons positif dari semua pihak yang terlibat. Para anggota menyambut baik kegiatan ini sebagai upaya untuk meningkatkan partisipasi mereka dalam proses demokrasi, sementara pihak penyelenggara merasa yakin bahwa persiapan telah dilakukan secara optimal. Dengan suksesnya simulasi ini, Desa Wonosari menunjukkan komitmennya untuk mendukung penyelenggaraan Pemilu Tahun 2024. Semua pihak berharap bahwa kegiatan serupa akan terus dilaksanakan guna memastikan partisipasi demokratis dari semua warga binaan di masa yang akan datang.